Craniosynostosis adalah kelainan pertumbuhan tulang tengkorak karena penutupan garis sutura yang terlalu dini dan bergabung, sehingga terjadi deformitas / kelainan pada tulang tengkorak. Sutura yang tertutup akan mengakibatkan pembatasan pertumbuhan tulang tengkorak dan terjadi kompensasi berupa pertumbuhan tulang di tempat lain di tengkorak untuk menyediakan pertumbuhan otak.
Proses pengobatannya sendiri bergantung pada tingkat keparahan dari gejala yang tampak. Berikut beberapa pengobatan yang kerap dokter berikan:
- Penggunaan helm khusus : berguna untuk memperbaiki bentuk tulang tengkorak pada bayi yang baru lahir.
- Bedah endoskopi : Bedah minimal invasif ini cocok dilakukan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan dengan syarat hanya satu sutura yang bermasalah. Melalui operasi ini, sutura yang bermasalah akan dibuka sehingga otak bisa berkembang secara normal.
- Bedah terbuka : Prosedur ini dilakukan pada bayi berusia di atas 6 bulan. Bedah terbuka memerlukan 3–4 hari rawat inap dan transfusi darah.
Jika kasus craniosynostosis tergolong ringan, risiko terjadinya kerusakan di dalam tengkorak cenderung kecil selama jahitan dan bentuk kepala segera diperbaiki melalui operasi.
Mencari Baby Sitter berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
