Roseola infantum disebabkan oleh human herpesvirus (HHV) tipe 6 dan tipe 7. Penyakit ini menular melalui percikan lendir atau air liur saat bayi atau anak yang terinfeksi virus batuk dan bersin. Selain itu, roseola infantum juga bisa ditularkan saat bayi menyentuh barang yang telah terkontaminasi.
Roseola infantum pada bayi merupakan infeksi virus yang menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi yang berlangsung selama 3-4 hari. Kemudian setelah demam akan muncul ruam merah yang berlangsung selama 2-4 hari.
Roseola infantum dapat terjadi berulang kali, namun jika si Kecil sudah terinfeksi sekali maka tubuh mereka akan membentuk kekebalan tubuh secara alami, sehingga tidak mudah terinfeksi lagi.
Hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang dapat mencegah roseola. Oleh sebab itu, langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mencegah penularannya. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:
- Rajin mencuci tangan dengan sabun
- Menghindari kontak dengan penderita roseola
- Menghindari berbagi penggunaan peralatan pribadi dengan orang lain
- Tidak keluar rumah jika sedang sakit
- Menerapkan etika batuk dan bersin yang baik
- Rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh
Banyak pembantu pengalaman di Hananiaserka.com
