TORCH adalah serangkaian pemeriksaan darah yang digunakan untuk mendeteksi infeksi yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin. TORCH merupakan singkatan dari Toxoplasmosis, Other infections (termasuk sifilis, varicella-zoster, parvovirus B19), Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes simplex virus (HSV). Infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada kehamilan, termasuk cacat lahir, keterlambatan perkembangan, atau bahkan keguguran.
Mencegah infeksi TORCH sangat penting bagi wanita yang sedang hamil atau berencana untuk hamil. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terinfeksi:
- Bagi wanita hamil, terutama yang dinyatakan secara serologis sudah negatif, janganpelihara kucing kecuali dengan sarung tangan
- Bila mengkonsumsi daging seperti daging ayam, sapi, kambing, kelinci, babi terlebih dahulu dimasak sampai matang dengan suhu 66 derajat celcius, agar ooista yang makan ada di daging tersebut mati.
- Darah penderita seropositif tidak boleh ditransfusikan pada penderita yang menderita imunosupresif, demikian juga transplantasi organ
- Kucing peliharaan di rumah hendaknya diberi daging matang untuk mencegah infeksi yang masuk ke dalam tubuh kucing. Tempat makan/minum kucing harus selalu dicuci/ dibersihkan
- Melakukan pemeriksaan hewan peliharaan secara kontinue ke dokter hewan atau poliklinik hewan.
- Hindari kontak dengan mamalia liar:tikus, bajing, musang serta reptilia kecil: cicak, kadal, yang kemungkinan dapat sebagai perantara ToRCH
- Bila memegang daging, bekerja di tempat yang ada hubungannya dengan daging mentah hindari menyentuh mata, mulut dan hidung dan peralatan dapur setelah selesai harus dicuci.
- Menggunakan sarung tangan bila berkebun, mencuci sayuran, buah sebelum dimakan
- Pemberantasan terhadap lalat dan kecoa sebagai pembawa oosista perlu dilakukam
Banyak kandidat pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Hananiaserka.com
