Bell’s palsy adalah kondisi yang menyebabkan kelumpuhan sementara pada otot-otot di satu sisi wajah. Kondisi ini membuat separuh wajah tampak terkulai. Kelumpuhan ini terjadi akibat gangguan pada saraf wajah (saraf kranial ke-7), yang mengontrol otot-otot wajah. Bell’s palsy dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun.
Bell’s palsy terjadi akibat peradangan pada saraf yang mengendalikan otot wajah. Kondisi ini diduga terkait dengan infeksi virus, infeksi telinga tengah, dan penyakit Lyme.
Bell’s palsy terjadi akibat peradangan pada saraf yang mengendalikan otot wajah. Kondisi ini diduga terkait dengan infeksi virus, infeksi telinga tengah, dan penyakit Lyme.
Bells Palsy menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada setiap pengidapnya. Gejala kelumpuhan yang terjadi pada satu sisi wajah bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
- Kondisi kelumpuhan total (tidak ada gerakan sama sekali, tetapi kasus ini jarang sekali terjadi).
- Kelumpuhan sebagian (kelemahan otot ringan).
Mencari ART berpengalaman? Klik Hananiaserka.com
